Nama
: Earlene Devita
Wibowo
NIM
: 132111133060
Nama
Kelompok : Bretilium
Tema
: Permasalahan
kesehatan dunia selama empat tahun terakhir
Permasalahan
Kesehatan Dunia
yang Luput
Dibicarakan Oleh Masyarakat
Seluruh negara di dunia pasti mengalami
permasalahan kesehatan. Namun, sebenarnya permasalahan kesehatan di seluruh
dunia lah yang sangat penting dan menjadi topik pembahasan di seluruh dunia.
Dalam jangka waktu tertentu, permasalahan kesehatan di dunia dapat berubah-ubah
tanpa bisa diprediksi. Seperti saat ini, seluruh dunia sedang dilanda pandemi
COVID-19, termasuk negara Indonesia. Hingga saat ini, beberapa negara masih
belum pulih dari pandemi virus Corona.
Meskipun banyak orang memprediksi kapan pandemi COVID-19 ini berakhir dan seluruh
dunia pulih, namun nyatanya masih belum ada fakta yang benar.
Selama empat tahun terakhir,
permasalahan kesehatan di dunia sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun
sebelumnya. Mungkin hal tersebut disebabkan dengan adanya penyebaran virus Corona yang secara tiba-tiba meluas ke
seluruh dunia yang terjadi pada akhir Desember 2020. Permasalahan kesehatan di
dunia seperti ini tidak dapat diprediksi secara pasti. Bisa saja beberapa tahun
ke depan permasalahan kesehatan di dunia berubah secara drastis seiring
berkembangnya waktu.
Salah satu permasalahan kesehatan
terbesar di dunia yang terjadi akhir-akhir ini adalah pandemi COVID-19 yang
melanda seluruh negeri di dunia. Pada akhir Desember 2020, terjadi wabah virus Corona yang berasal dari kota Wuhan,
China. Virus tersebut menyebar secara cepat ke negara-negara lain di seluruh
dunia hingga menjadi permasalahan kesehatan yang terbesar di dunia. WHO sendiri
sedang berusaha untuk memulihkan permasalahan kesehatan dunia namun belum
berakhir hingga saat ini.
Salah satu cara pemulihan yang utama
dari permasalahan kesehatan yang berhubungan dengan COVID-19 adalah dengan
vaksinasi. Seluruh orang di dunia saat ini berbondong-bondong untuk
melaksanakan vaksinasi. Vaksinasi COVID-19 sendiri terdiri dari beberapa dosis
sehingga setiap orang harus melakukan vaksinasi beberapa kali. Tujuan dari
vaksinasi ini adalah untuk menciptakan herd
immunity dalam tubuh seseorang. Namun, yang menjadi permasalahan adalah
beberapa orang di dunia tidak mau melakukan vaksinasi. Hal tersebut
memperlambat pemulihan seluruh dunia dari pandemi COVID-19 dan menyebaban
permasalahan kesehatan baru.
Selain permasalahan kesehata tentang COVID-19,
sebenarnya banyak sekali permasalahan kesehatan lainnya yang kemungkinan luput
dari perhatian banyak orang di seluruh dunia. Permasalahan lain yang luput dari
perhatian orang misalnya, layanan kesehatan di wilayah konflik atau negara yang
masih mengalami perang, kesehatan tentang para remaja di seluruh dunia, masalah
resistensi antibiotik, permasalahan penyakit menular, dan lain-lain.
Beberapa wilayah atau negara di dunia
masih terjadi konflik yang belum usai hingga saat ini. Tentu saja peran dunia
kesehatan sangat penting di wilayah yang sedang mengalami konflik. Namun, hal
tersebut merupakan salah satu permasalahan kesehatan di dunia, terutama saat
ini di seluruh dunia sedang dilanda pandemi COVID-19. Saat ini, wilayah yang
terjadi konflik sebagian besar kekurangan tenaga medis. Kemungkinan hal
tersebut diakibatkan para relawan medis yang urung untuk menuju wilayah
konflik, apalagi saat ini masih dalam pandemi. Pandemi ini juga bisa merumitkan
kerja pasukan perdamaian PBB dan upaya proses medis di lapangan.
Permasalahan kesehatan lain yang cukup
marak akhir-akhir ini adalah permasalahan kesehatan mental terutama yang
terjadi kepada para remaja. Pandemi COVID-19 seperti yang terjadi saat ini
sangatlah berdampak buruk bagi kesehatan mental anak dan remaja. Pembatasan
aktivitas akibat COVID-19 menyebabkan penyesuaian perubahan secara tiba-tiba
yang berisiko mengganggu kesehatan mental anak dan remaja. Salah satu solusi
untuk mengurangi permasalahan kesehatan mental pada remaja adalah dengan
mendampingin dan selalu support para
remaja karena mereka merasa tertekan hanya berada di rumah sepanjang pandemi.
Salah satu permasalahan kesehatan yang
sangat dibicarakan oleh masyarakat adalah resistensi terhadap antibiotik.
Resistensi terhadap antibiotik sangat berbahaya dan sangat mencemaskan hingga
banyak pakar yang menyebut dengan ‘akhir pengibatan modern’. Jika kecenderungan
ini terus menerus terjadi tanpa melakukan intervensi, mungkin akan didapati
bahwa tidak ada satu antibiotik pun yang tersisa untuk menangani semua tipe
infeksi bakteri.
Sebagai tenaga medis, sebaiknya kita
dapat menyelesaikan dan ikut berpartisipasi dalam melakukan solusi untuk
permasalahan-permasalahan kesehatan di dunia. Meskipun permasalahan kesehatan
tidak akan ada henti-hentinya, setidaknya memulai dari diri sendiri untuk
mencegah permasalahan tersebut dan apabila mampu dapat berpartisipasi untuk
menyelesaikan atau setidaknya mengurangi permasalahan-permasalahan kesehatan
yang ada di dunia.
DAFTAR PUSTAKA
Wahono. (2020). Pandemi COVID-19 dan Isu Kesehatan Global.
terdapat dalam : https://s3pi.umy.ac.id/. [Diakses pada 29
Agustus 2021].
Elfriestha,
Felicia. (2020). Ini 13 Tantangan
Kesehatan Global. terdapat dalam : https://www.gooddoctor.co.id/hidup-sehat/info-sehat/. [Diakses pada 29 Agustus 2021].
Nadira, Fergi. (2020).
Menlu Peringatkan Bahaya Pandemi Buat
Negara Konflik. terdapat dalam : https://www.republika.co.id/berita/. [Diakses pada 29 Agustus 2021].
Oktari, Rosi.
(2020). Perhatikan Kesehatan Mental
Remaja Saat Pandemi COVID-19. terdapat dalam : https://indonesiabaik.id/infografis/. [Diakses pada 29 Agustus 2021].
bbc. (2017). Bagaimana Kita Menghentikan Resistensi
Antibiotik. terdapat dalam : https://www.bbc.com/indonesia/. [Diakses pada
29 Agustus 2021].
Tidak ada komentar:
Posting Komentar